Demo tolak Omnibus Law yang dilakukan Buruh, Mahasiswa, dan elemen masyarakat lainnya pada 6-8 Oktober lalu tidak berjalan damai. Puncak terjadinya bentrok pada 8 Oktober 2020.
Di berbagai wilayah terjadi bentrokan antar pendemo dengan aparat yang mengakibatkan pertumpahan darah hingga penangkapan.
Aksi penangkapan dan kekerasan yang dilakukan polisi bukan hanya terjadi pada pendemo, tetapi wartawan pun terkena sasaran amukan aparat saat itu.
Dewan Pers meminta pihak Kepolisian untuk memberikan penjelasan resmi atas kekerasan yang diduga dilakukan oknum aparat terhadap wartawan saat meliput demonstrasi menolak pengesahan Undang Undang Cipta Kerja Omnibus Law di berbagai daerah.
KOMENTAR ANDA